Baru-baru ini, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia, Nadiem Makarim mengeluarkan kebijakan Merdeka Belajar, Kampus Merdeka. Kebijakan tersebut dimaksudkan agar kampus lebih leluasa bergerak dan lepas dari belenggu yang selama ini dihadapi. Namun, di tengah kebijakan tersebut hadirlah pandemi Covid-19 yang tentunya menimbulkan tantangan baru bagi kampus di Indonesia. Proses pembelajaran berubah dengan sistem online hingga waktu yang belum dapat ditentukan. Apalagi akhir-akhir ini muncul The New Normal di tengah pandemi, yang merupakan perubahan perilaku hidup normal seperti biasa namun tetap menggunakan protokol Covid-19.

Melihat realita tersebut, Universitas Muhammadiyah Magelang (UMMagelang) bekerja sama dengan Ikatan Sarjana Pendidikan Indonesia (ISPI) Jawa Tengah mengadakan webinar nasional dengan tema “Pendidikan Era Merdeka Belajar di Masa dan Pasca Pandemi Covid-19”. Acara yang berlangsung secara online menggunakan platform zoom pada Rabu (20/5) menghadirkan enam narasumber.

Keenam narasumber tersebut ialah (1) Prof. Ir. Nizam, M.Sc., DIC., Ph.D, Plt. Direktur Jendral (Dirjen) Pendidikan Tinggi (Dikti) Indonesia, (2) Prof. Dr. Sunaryo Kartadinata, M.Pd, Duta Besar RI untuk Republik Uzbekistan, (3) Prof. Dr. Trisno Martono, MM, Ketua ISPI Jawa Tengah, (4) Dr. Bambang Iswanto, M.Pd, dari Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga (5) Dr. Suliswiyadi, M.Ag, Rektor UMMagelang dan (6) Prof. Dr. Tjipto Subadi, M.Si, Dosen Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Rektor UMMagelang dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada narasumber yang sudah meluangkan waktu bergabung untuk berdiskusi bersama. “Terima kasih kepada semua narasumber dan peserta webinar yang hadir secara daring ini. Semoga webinar ini dapat memberikan pencerahan di tengah pandemi,” ujar Rektor.

Prof. Trisno memyampaikan materi Berdamai dengan the New Normal dimana tantangan dosen/ guru sebagai pendidik memerlukan kesiapan strategi, teknologi, metode dan media pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik materi yang diajarkan. “Selain itu, perlu tugas mandiri berbasis HOTS (studi literatur), essay, project based learning dengan menggunakan protokol kesehatan,” ujarnya.

Sementara itu, Dr. Bambang memaparkan materi Guru dan Orang Tua Sebagai Garda Merdeka Belajar Pembelajaran Online/ Dalam Jaringan. “Sebagai virus, Corona tidak akan hilang dari muka bumi. Pendidikan sebagai garda membangun nilai-nilai, pengetahuan dan ketrampilan. Sehingga Tri Pusat Pendidikan (Guru, Orang Tua dan Sekolah) harus terus terintegrasi,” jelasnya.

Peserta sangat antusias dengan menyimak di rumah masing-masing. Webinar ditutup dengan sesi tanya jawab melalui live chat.

HUMAS

Share This

Share this post with your friends!

Share This

Share this post with your friends!