UM MAGELANG BEKALI TENDIK PELATIHAN BAHASA INGGRIS

Bahasa Inggris merupakan bahasa pergaulan dunia. Pada institusi pendidikan tinggi seperti di UM Magelang banyak literasi dan surat menyurat yang menggunakan Bahasa Inggris. Menyadari hal tersebut, Pusat Bahasa UM Magelang mengadakan Pelatihan Bahasa Inggris untuk Tenaga Pendidikan (Tendik) UM Magelang, Rabu 9/8.

Pelatihan bahasa yang dibuka oleh Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) UM Magelang, Siti Umi Khudzoifah, S.H, tersebut diadakan di lantai 3 Aula Rektorat UM Magelang dengan diikuti 50 peserta yang terdiri dari pegawai TU, teknisi, maupun operator.

Dua pemateri internal dihadirkan dalam pelatihan tersebut yaitu Tuessi Ari Purnomo, S.T., M.Tech., MSE, dosen FT UM Magelang dan Umi Rachmawati, M. Pd, Ketua Pusat Bahasa UM Magelang. Tuessi menyampaikan materi tentang dasar-dasar percakapan yang sering digunakan dalam kantor, seperti greeting, introducing,offering help, dan telephoning. “Penggunaan Bahasa Inggris dalam sehari-hari dapat dimulai dengan ucapan. Contohnya Good Morning, How are you, ataupun sekedar mengucapkan kata good bye, “ ujar Tuessiyang sering melakukan lawatan ke luar negeri itu.

Sedangkan Umi membahas materi tentang penngunaan dan pembuatan surat resmi serta e-mail. Ia berharap kedepannya Bahasa Inggris dapat digunakan dalam lingkup kerja UM Magelang “Akan lebih baik lagi apabila nantinya para Tendik UM Magelang dapat melayani dengan menggunakan Bahasa Inggris,” tambahnya.

Pelatihan yang bertujuan untuk mengasah keterampilan percakapan Bahasa Inggris para Tendik UM Magelang tersebut akan diadakan dalam dua gelombang, yaitu gelombang 1 di bulan Agustus dan gelombang 2 direncanakan berlangsung bulan September. “Pembagian menjadi dua gelombang tersebut untuk mengatasi peserta yang tidak bisa meninggalkan pekerjaan. Selain itu, alasan kurang efektifnya materi yang disampaikan apabila terlalu banyak peserta juga menjadi bahan pertimbangan Pusat Bahasa melakukan pembagian tersebut,” tandas Umi.

Acara yang berlangsung selama empat jam tersebut mendapat respon positif dari para peserta. Hal ini terlihat dari antusiasme peserta mengikuti praktik saat materi Tueesi dan Umi berlangsung. (Humas)