UMMagelang Miliki Wakil Rektor Baru

UMMagelang Miliki Wakil Rektor Baru

Rektor Universitas Muhammadiyah Magelang (UMMagelang), Dr. Suliswiyadi, M.Ag., resmi melantik tiga Wakil Rektor (WR) baru periode 2020-2024 pada Selasa (5/5). Ketiganya adalah Puguh Widiyanto, S.Kp., M.Kep yang menjabat sebagai WR I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Lilik Andriyanti., M.Si. yang menjabat sebagai WR II Bidang Keuangan dan Aset dan M. Tohirin, S.Ag., M.Ag., menjabat sebagai WR III Bidang Sumber Daya Manusia, Kerja Sama dan Al Islam Kemuhammadiyahan.

 

Pelantikan Wakil Rektor periode ini diselenggarakan di Aula Rektorat lantai 3 Kampus 2 UMMagelang secara tertutup dan dengan tamu yang sangat terbatas. Prosesi berlangsung dengan singkat dan hikmat sesuai dengan protokol kewaspadaan pencegahan Covid-19, seperti physical distancing, penggunaan masker, disediakan hand sanitizer, dan tempat yang cukup luas untuk sirkulasi udara.

 

Rektor dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Wakil Rektor I, II, III sebelumnya atas dedikasinya selama ini, dan selamat datang kepada Wakil Rektor baru. Harapan dari Rektor pada pelantikan ini adalah sinergitas wakil rektor sangat dibutuhkan untuk bersama-sama menjadikan UMMagelang menjadi universitas yang unggul dan berkemajuan. “Dalam system kepemimpinan kita tidak hanya melihat konteks dan konten tapi juga harus ada kontekstualisasi. Sebuah kepemimpinan adalah dialektika leadership yaitu adanya ruang komunikasi dalam sebuah kepemimpinan. Maka itu mari kita bangun budaya dialektika leadership yaitu budaya kerja yang harus kita budayakan untuk mencapai tujuan organisasi,” ujar Rektor.

Acara pelantikan tersebut merupakan acara pertama kali yang dilakukan UMMagelang secara daring dan terkoneksi langsung dengan Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah yang diwakili oleh Prof. H. Lincolin Arsyad, M.Sc., Ph.D. Prof Lincolin melalui video conference meeting menyaksikan jalannya pelantikan Wakil Rektor sekaligus memberikan sambutan. Beliau menyampaikan bahwa Perguruan Tinggi harus lebih berfokus pada perubahan teknologi dan harus terbiasa dengan teknologi jarak jauh. Prof Lincolin juga berpesan, bahwa yang paling penting adalah kerjasama menjadi poin utama dalam periode rektor dan WR yang baru. “Dalam situasi seperti ini semua dituntut untuk bekerja sama. Seperti pada pelantikan ini kita perlu bekerja sama dengan bidang IT, Sumber Daya Manusia, teknis lapangan dan lain sebagainya,” tuturnya.

 

Lincolin berharap kepada mantan wakil rektor supaya setelah ini tetap berperan aktif pada organisasi. Dalam penelitian, pengajaran, pengabdian, dan kepemimpinan organisasi lainnya.  “Dan untuk wakil rektor yang baru, semoga dengan tenaga dan semangat baru bisa betul-betul membawa UMMagelang menjadi universitas yang lebih baik lagi di masa depan,” Ujar Lincolin.

 

HUMAS

 

 

 

Dosen Dan Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Magelang Gelar Penyuluhan Hukum Dan Pengelolaan Tanah Wakaf

Dosen Dan Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Magelang Gelar Penyuluhan Hukum Dan Pengelolaan Tanah Wakaf

Dosen dan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Magelang gelar penyuluhan hukum dan pengelolaan tanah wakaf yang dikelola Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Danurejo di Masjid Muawanah Japunan, Danurejo, Mertoyudan, Magelang Selasa malam, 03 Maret 2020.

Dakum, S.H.I., M.H. selaku dosen pembimbing lapangan PPMT kelompok 10 dalam sambutannya menyebutkan kegiatan penyuluhan ini merupakan Program Pengabdian Masyarakat Terpadu (PPMT) yang diselenggarakan oleh Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Magelang serupa dengan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) bagi mahasiswa. Dakum menambahkan, Sesuai data Kantor Kementerian Agama Magelang tahun 2019 tanah wakaf yang ada di Kabupaten Magelang seluas 229,80 hektar dan dari jumlah tersebut ada 60,89 hektar yang belum memiliki sertifikat tanah wakaf”.

Pengurus Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Danurejo sekaligus sebagai Takmir Masjid Muawanah, Bapak Miftahul Huda dalam sambutannya mengatakan permasalahan sertifikasi tanah wakaf yang dikelola PRM Danurejo masih memiliki kendala seperti wakif meninggal dunia sebelum ikrar wakaf, tanah wakaf dari proses tukar guling, dan bukti ikrar wakaf hilang.

“Tanah wakaf yang dimiliki PRM Danurejo ada 5 lokasi, yang sudah memiliki sertifikat hanya 2 lokasi dan yang belum memiliki sertifikat ada 3 lokasi”, ujar Huda.

Selaku Dosen Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Magelang Nurwati, S.H., M.H dalam penyuluhanya beliau menuturkan bahwa kegunaan sertifikat tanah wakaf memang sangat penting, agar tidak menimbulkan permasalahan perebutan milik dan merugikan nadzhir atau pengelola wakaf, maka tanah wakaf yang di kelola PRM Donorejo harus segera diselesaikan. “Insya Allah ada jalan untuk menyelesaikan permasalahan sertifikat tanah wakaf tersebut,” imbuhnya.

Kegiatan PPMT tersebut dihadiri sejumlah 23 orang dari PRM Danurejo dan pengurus takmir Masjid Muawanah Japunan Danurejo. Selanjutnya Dosen dan Mahasiswa PPMT akan melakukan pendampingan kepada nadzhir tanah wakaf PRM Danurejo dalam proses sertifikasi tanah wakaf yang dikelolanya.

HUMAS

UMMagelang Tuan Rumah HUT KORPRI ke-48

UMMagelang Tuan Rumah HUT KORPRI ke-48

Tahun ini Universitas Muhammadiyah Magelang (UMMagelang) berkesempatan menjadi tuan rumah Peringatan HUT ke-48 KORPRI Unit LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah. Setelah sebelumnya dilaksanakan Upacara Peringatan pada 29 November 2019 di Kantor LLDIKTI Wilayah VI Semarang.

Diikuti sebanyak 643 peserta, acara ini berlangsung pada Sabtu (7/12) bertempat di Kampus 2 UMMagelang. Dalam serangkaian perayaan ini terdapat beberapa kegiatan yaitu senam pagi, sarasehan, fun game, rafting, dan pemeriksaan kesehatan.

Acara ini diawali dengan senam bersama oleh seluruh peserta di lapangan basket Kampus 2 UMMagelang, yang dilanjutkan dengan acara sarasehan. Kegiatan tersebut diadakan di Aula Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) UMMagelang.

Dalam sambutannya, Rektor UMMagelang, Ir. Eko Muh Widodo, MT. mengucapkan rasa terimakasih telah diberi kepercayaan sebagai tuan rumah. “Selamat datang di Universitas Muhammadiyah Magelang. Terimakasih kami telah diberi kesempatan untuk menjadi tuan rumah dalam acara tahunan KORPRI ini. Dan kami juga memohon maaf apabila dalam serangkaian acara ini masih banyak kekurangan dari kami,” sambutnya.

Ketua Kopertis LLDIKTI Wilayah VI, Amsar, SH, MH, memberikan sambutan sekaligus membuka acara ini. “Terimakasih kepada Universitas Muhammadiyah Magelang yang telah menyediakan kami tempat dan kegiatan-kegiatan lainnya. Acara ini juga merupakan ajang bagi kita semua untuk saling bersilaturahmi,” jelasnya.

UMMagelang juga bekerja sama dengan berbagai pihak, diantaranya adalah UKM dan UMKM. “Kami juga bekerja sama dengan berbagai unit kewirausahaan baik yang dikelola oleh mahasiswa maupun UMKM yang berada disekitaran UMMagelang. Hal ini juga merupakan salah satu bentuk pengabdian kami kepada masyarakat dan juga mengenalkan produk-produk milik mahasiswa dan masyarakat,” papar Dr. Dyah Adriantini Sintha Dewi, SH., M.Hum, selaku ketua panitia.

HUMAS

UMMagelang Semarakkan Milad Muhammadiyah

UMMagelang Semarakkan Milad Muhammadiyah

Masih dalam suasana semarak Milad Muhammadiyah yang ke-107, Universitas Muhammadiyah Magelang (UMMagelang) turut memeriahkan dengan agenda Hari Bermuhammadiyah: Sarasehan Dakwah di Persyarikatan. Sarasehan yang dihadiri oleh seluruh civitas akademika juga mengundang Ketua PCM Dukun, PCM Kajoran, PCM Kabupaten Magelang di Masjid Manaarul ‘Ilmi pada Jumat (29/11).

Dengan tema “Mencerdaskan Kehidupan Bangsa”, dalam sambutannya, Rektor UMMagelang, Ir. Eko Muh Widodo, MT menyampaikan bahwa UMMagelang menjadi salah satu ladang dakwah Muhammadiyah dalam bidang pendidikan. “UMMagelang sampai saat ini menerima mahasiswa dari berbagai kalangan dan golongan tanpa pandang bulu,” ujar Rektor.

Pada kesempatan tersebut, Murtadho, Ketua PCM Kajoran membagikan pengalaman dalam berdakwah di Muhammadiyah kepada seluruh jamaah yang hadir. Beliau banyak menyampaikan kondisi Muhammadiyah di Kajoran. “Dari 29 kelurahan yang ada di Kecamatan Kajoran, sudah berdiri 9 Ranting Muhammadiyah dan Alhamdulillah aktif semua,” katanya.

Berbeda dengan PCM Dukun, Muhaeni selaku ketua PCM Dukun menyampaikan permasalahan yang dihadapi dalam berdakwah di Muhammadiyah. Problem yang terjadi di Dukun adalah masalah kristenisasi yang gencar dilakukan di lereng gunung Merapi ini.

Di akhir acara, Drs. H. Jumari, Ketua PCM Kabupaten Magelang menyampaikan banyak pesan mengenai perjuangan dakwah di Muhammadiyah. “Tantangan dakwah sekarang itu rumit. Saat ini muncul gejala mengungkit-ungkit masalah yang sudah lalu. Muhammadiyah itu lebih sensitif terhadap pendusta agama daripada penista agama,” pesannya. Ia juga menambahkan bahwa fokus dakwah Muhammadiyah saat ini adalah bagaimana masyarakat selamat dari pendusta agama.

HUMAS

UMMagelang Bekerja Sama Dengan Perguruan Tinggi Taiwan

UMMagelang Bekerja Sama Dengan Perguruan Tinggi Taiwan

Universitas Muhammadiyah Magelang (UMMagelang) terus berusaha meningkatkan kualitasnya untuk mewujudkan perguruan tinggi yang unggul dan berkompeten. Salah satu wujudnya adalah dengan menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi dalam hingga luar negeri.

Kali ini National Taipei University of Nursing and Health Sciences yang dipilih oleh UMMagelang untuk bekerja sama. Kerjasama tersebut tertuang dalam nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani di Universitas Muhammadiyah Semarang, Senin (11/11). Penandatanganan MoU dilakukan antara Ir. Eko Muh Widodo, MT yang didampingi oleh Puguh Widiyanto, M.Kep, dekan Fakultas Ilmu Kesehatan dengan Nan-Chen Hsieh,, President of NTUNHS.

Dalam MoU disebutkan bahwa kerjasama yang akan dilakukan dalam bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi, terutama dalam bidang Pendidikan dan Penelitian antara lain program magang, pertukaran mahasiswa, double degree, simposium dan workshop, kolaborasi penelitian dan makalah jurnal, serta kegiatan pendukung lainnya.

Penandatanganan nota kesepakatan ini dilakukan dalam Taiwan-Indonesia Healthcare Education Center Opening Ceremony and MoU Signing yang dilaksanakan pada tanggal 11 November 2019 di Universitas Muhammadiyah Semarang. “Melalui MoU tersebut diharapkan UM Magelang dapat memperluas jaringan kerjasamanya baik dalam negeri maupun luar negeri,” ujar Eko usai penandatanganan MoU.

HUMAS