MABIT FAKULTAS TEKNIK 2017

MABIT FAKULTAS TEKNIK 2017

Untuk memantapkan iman dan takwa  bagi mahasiswanya, Fakultas Teknik mengadakan Mabit atau malam bina iman dan taqwa pada tanggal 23 hingga 25 Desember 2017 di bumi perkemahan Memorial Camp Sentolo Kulon Progo. Kegiatan  tersebut, kata Rizky Juli Ardana yang merupakan ketua panitia, diikuti 177 mahasiswa FT Semester 1.

Rizky menjelaskan, acara dihadiri oleh Dekan, Wakil Dekan Fakultas Teknik,dan beberapa dosen fakultas teknik lainnya. Sebagai tanda dimulainya acara, Dekan  FT Yun Arifatul Fatimah ST,.MT,.Ph.D  menyematkan cocard sebagai simbolik pembukaan acara mabit.

Hari pertama diisi oleh beberapa pemateri diantaranya Yun Arifaul Fatimah yang mengisi materi dengan tema Generasi Millenial. Adapun materi  kedua dari LP3M  yang diisampaikan oleh Dr. Muji Setiyo dengan tema Penalaran PKM,  serta materi ketiga dari Alumni Fakultas Teknik  yakni Yoga Fajar dengan tema Keorganisasian. Selain itu juga ada pemaparan dari BEM FT dan KOMTEK (Komisariat Teknik).

Para peserta juga mendapat materi  tracking susur desa pada hari kedua. Panitia juga mengadakan lomba inovasi dengan membuat masakan dengan bahan utama ketela serta lomba kerapihan dan kebersihan tenda. Malam harinya peserta mengikuti  pentas seni berupa tampilan drama parodi, puisi berantai, musik, serta tari.

Pada hari ketiga atau hari terakhir  peserta mengikuti outbond dengan berbagai macam game  seperti Merayap, Panjat Ban, Meniti, Tarzan, Pindah posisi, Kominukasi Verbal, Labirin, Bakiak, dan Piring Terbang. Di akhir kegiatan  panitia menyerahkan bantuan untuk pembangunan masjid setempat yang diterima oleh perangkat desa setempat.

 

HUMAS

MUJI SETIYO, DOKTOR TERMUDA UM MAGELANG, LULUS CUMLAUDE

UM Magelang menambah satu lagi dosen bergelar Doktor. Kali ini Muji Setiyo yang mendapatkan gelar Doktor Teknik Mesin Minat Konversi Energi dari Fakultas Teknik Universitas Brawijaya Malang melalui ujian terbuka yang diadakan Selasa 18/7 di  Gedung Mesin 1 FT Unibraw Malang.

Di hadapan sembilan tim penguji dan audiens, Muji menyampaikan disertasinya berjudul  “Karakteristik Pendinginan Langsung (Direct Refrigeration) dari Proses Evaporasi Bahan Bakar Liquefied Petroleum Gas (LPG) untuk Pendinginan Kabin Mobil.” Tim penguji yang diketuai oleh Prof. Ir. Sudjito Soeparman, Ph.D memberikan Muji IPK 3,88 dengan predikat Cum Laude.

Dalam paparannya, Muji menyampaikan, sistem Air Condition (AC) telah menjadi asesoris utama bagi kendaraan untuk meningkatkan kenyamanan berkendara. Namun demikian, selama AC bekerja dengan sistem kompresi uap, akan mengambil tenaga dari mesin untuk menggerakkan kompresor. Hal ini akan meningkatkan konsumsi bahan bakar antara 21 hingga 53%. ”Sementara itu, kendaraan berbahan bakar LPG menyediakan potensi pendingin langsung (direct refigeration) dari perubahan fase LPG pada perangkat vaporizer. Namun potensi ini belum dimanfaatkan dan hilang melalui engine coolant,” ujar Muji yang menjabat sebagai Kepala Divisi  Penelitian di LP3M UM Magelang.

Lebih lanjut Bapak satu orang anak itu menjelaskan, penelitian yang dilakukan dengan metode eksperimental sungguhan (true experimental research) tersebut difokuskan pada karakteristik direct refrigeration yang dihasilkan dari penguapan LPG untuk pendinginan kabin mobil. Penelitian tersebut, ujar Muji, dilakukan di Laboratorium Terpadu Undip untuk pengujian komposisi LPG dengan GC-MS dan di Laboratorium Otomotif UM Magelang untuk uji validasi efek pendinginan.

Setelah melakukan empat tahapan penelitian, Muji menyimpulkan bahwa LPG yang keluar dari tangki selama proses pengosongan tangki menunjukkan bahwa molekul propane dan butane 2-methyl tidak konstan. Selain itu, semakin tinggi tekanan penguapan LPG dalam evaporator dan semakin besar laju aliran massa LPG, maka semakin besar efek pendinginan yang dihasilkan. “Hasil pengujian menunjukkan efek pendinginan maksimal yang dapat dibangkitkan adalah sebesar 1,2 kW. Dengan beban pendinginan sebuah mobil penumpang berkisar antara 3-6 kW, ini berarti bahwa efek pendinginan dari sistem bahan bakar LPG memberikan kontribusi pada sistem AC hingga 40% untuk kendaraan dengan beban pendinginan 3 kW dan 20% untuk kendaraan dengan beban pendinginan 6 kW,” jelasnya.

Selama menyelelesaikan disertasinya, Muji juga mempublikasikan artikel ilmiahnya di beberapa jurnal internasional. Selain itu ia juga mengajukan hak paten produk berjudul Alat Refrigerasi dari Proses Evaporasi LPG pada Kendaraan Berbahan Bakar LPG.  Muji yang mendapatkan beasiswa S3 melalui Program Beasiswa Pendidikan Pascasarjana Dalam Negeri (BPP-DN) Kemenristek Dikti, juga berhasil mendapatkan biaya riset melalui skim Penelitian Disertasi Doktor (PDD) tahun 2016.

Muji, dosen Prodi Mesin Otomotif FT UM Magelang  yang kini  berusia 34  tahun merupakan Doktor ke- 13 UM Magelang dengan lama studi 2 tahun 9 bulan dan  merupakan doktor termuda yang dimiliki UM Magelang.  Rektor UM Magelang Ir. Eko Muh Widodo, MT  yang hadir dan memberikan sambutan saat ujian terbuka mengungkapkan, selain Muji, ada dua dosen UM Magelang lainnya yang tengah menempuh studi S3 di Unibraw. “Muji diharapkan menjadi brenchmark bagi teman-temannya agar segera menyelesaikan studi dan kembali ke kampus untuk menguatkan SDM di UM Magelang,”  ujar Rektor dengan nada bangga. (Humas-Yudia)

DEKAN FT UM MAGELANG KE  ITALIA LAKUKAN KEGIATAN AKADEMIK

DEKAN FT UM MAGELANG KE ITALIA LAKUKAN KEGIATAN AKADEMIK

Dekan Fakultas Teknik UM Magelang, Yun Arifatul Fatimah, PhD, mengadakan kunjungan ke Bologna University Italia selama lima hari beberapa waktu lalu (25-29/4). Kunjungan tersebut dalam rangka menginisiasi kerjasama internasional akademik dan riset dengan Engineering Faculty, Bologna University. Dalam pertemuannya dengan Profesor Emilio Ferrari dan  Profesor  Cristina Mora DIN dari Department of Industrial Engineering disepakati untuk melakukan kerjasama dalam bentuk joint research and publication, visiting professor, seminar dan konferensi bersama.

Selain itu, Yun juga berkesempatan untuk menghadiri 4th International Conference on Sustainable Design and Manufacturing yang diselenggarakan oleh Knowledge-Based Intelligent Information & Engineering Systems (KES) International bekerjasama dengan University Bologna. “Konferensi tersebut dihadiri oleh 154 delegasi dari 26 negara, dan saya merupakan satu satunya delegasi dari Indonesia,” ungkap Yun.

Dalam konferensi itu Yun menyampaikan artikel hasil penelitiannya tentang pengembangan  circular economy melalui 6R strategy (reduce, reuse, recondition, recycling, remanufacturing and remodification) untukmewujudkan manufaktur yang berkelanjutan di Indonesia. Yun menegaskan bahwa circular economy (ekonomi melingkar) merupakan solusi efektif dalam menangani masalah sampah dan polusi lingkungan di Indonesia.

Sistem ekonomi ramah lingkungan ini, ujar Yun, mampu untuk meningkatkan produktivtias industri, mengurangi ketergantungan terhadap sumber daya alam dan energi, serta mampu untuk menghasilkan zero wastedan polusi  dan meningkatkan kondisi sosial masyarakat.

Yun bersama Prof. Chistina Mora

Yun bersama Prof. Chistina Mora

Dalam konferensi tersebut, Yun  beserta delegasi konferensi lainnya juga berkesempatan untuk melihat proses produksi  mobil Lamborghini di pabrik Lamborghini Italia. (Humas-Yudia)