FKIP KERJASAMA DENGAN SEKOLAH INDONESIA BANGKOK

FKIP KERJASAMA DENGAN SEKOLAH INDONESIA BANGKOK

Rilis UMMagelang, Jumat 16 November 2018

 

Jum’at (16/11), Rektor Universitas Muhammadiyah Magelang (UMMagelang) menerima kunjungan dari Sekolah Indonesia Bangkok (SIB) Thailand di Kampus 2 UMMagelang dalam rangka penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antar kedua belah pihak. Pertemuan tersebut dihadiri oleh Rektor UMMagelang, Ir. Eko Muh Widodo, MT, Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMMagelang, Drs. Tawil, M. Pd., Kons, beserta jajarannya. Hadir pula Prof. Dr. Mustari, M. Pd, Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Bangkok beserta Drs. Olih Sodikulhikmah, Kepala SIB dan jajarannya.

Kedua belah pihak bersepakat mengadakan perjanjian kerjasama bidang pendidikan, penelitian, manajemen dan pengembangan sumber daya manusia. Dalam kesepakatan bersama tersebut, dalam waktu dekat akan dilaksanakan pengiriman mahasiswa magang dari mahasiswa FKIP UMMagelang ke Negeri Seribu Pagoda tersebut. Sejumlah 16 mahasiswa akan diberi pembekalan keterampilan bahasa dan pengenalan kultur budaya.

“Kerjasama ini akan sangat saling menguatkan satu sama lain, akan ada banyak program yang bisa dikolaborasikan. Tidak hanya magang, tapi penelitian juga harus dilaksanakan”, ujar Rektor saat memberikan sambutan.

SIB merupakan sekolah Indonesia yang berada di luar negeri dengan tujuan membantu pemerintah Indonesia memberikan layanan pendidikan bagi warga negara Indonesia yang tinggal di Bangkok. KBRI menyiapkan sarana pendidikan mulai dari TK, SD, SMP hingga SMA dengan menggunakan kurikulum yang sama dengan yang digunakan di Indonesia.

“Kami dari KBRI Bangkok akan membuka pintu selebar-lebarnya untuk UMMagelang. Fasilitas dan lembaga pendidikan di KBRI bisa dijadikan sebagai mitra untuk kuliah praktek dan magang”, tutur Atdikbud KBRI Bangkok pada pertemuan tersebut.

ummgl fkipKegiatan penandatanganan MoA dilanjutkan dengan Stadium Generale yang dilaksanakan di Hotel Safira Kota Magelang dengan pemateri dari SIB. Kuliah Umum dihadiri oleh 219 mahasiswa FKIP.

“Kita mengajarkan teknologi pada anak usia dini, agar siswa tidak kaget dalam perkembanganan teknologi. Pelajaran tidak hanya di kelas karena akan menimbulkan kejenuhan, maka dikonsepkan dalam digital learning”, papar Kepala SIB dalam kegiatan tersebut.

Dr. Imron, MA selaku kepala Biro Marketing dan Kerjasama menjelaskan bahwa melalui kerjasama ini dapat dijadikan sebagai pintu UMMagelang melebarkan sayapnya di kancah internasional.

 

HUMAS

REKTOR UMMAGELANG APRESIASI KERJASAMA

REKTOR UMMAGELANG APRESIASI KERJASAMA

Senin (12/11), Rektor Universitas Muhammadiyah Magelang (UMMagelang), Ir. Eko Muh Widodo, MT berkunjung ke SMA Negeri 5 Kota Magelang dalam rangka silaturahmi serta pemberian penghargaan dan apresiasi atas kerjasama yang selama ini telah terjalin. Penghargaan UMMagelang tersebut diberikan kepada sekolah yang memberikan kontribusi pendaftar mahasiswa baru dan diterima di UMMagelang pada tahun akademik 2018/2019.

Dalam kunjungannya tersebut, Rektor memberikan alat pendukung pendidikan berupa 1 (satu) buah LCD proyektor yang diberikan langsung kepada Kepala Sekolah saat Upacara Hari Senin di Lapangan SMA Negeri 5 Kota Magelang. Dan disaksikan oleh 782 siswa beserta bapak ibu guru dan karyawan.

Rektor mengucapkan terima kasih atas kepercayaan sekolah untuk melanjutkan pendidikan di UMMagelang.

Drs. M. Arief Fauzan Bukhori, M. Pd. Si, Kepala SMA Negeri 5 Kota Magelang mengatakan, “Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada UMMagelang atas kerjasama selama ini. Terutama pada pembinaan karakter siswa dan pemberian motivasi kepada siswa menjelang UN.”

Lebih lanjut, Kepala Sekolah SMA Negeri 5 Kota Magelang mengharapkan adanya kerjasama dengan UMMagelang di bidang pengembangan penelitian siswa, pengembangan pendidikan berbasis literasi serta pengembangan kemampuan menulis buku populer oleh guru.

Dr. Imron, MA selaku Kepala Biro Marketing dan Kerjasama UMMagelang yang turut mendampingi Rektor, berharap penghargaan ini dapat meningkatkan kerjasama kedua belah pihak dan juga tetap mempercayakan UMMagelang sebagai perguruan tinggi yang dituju para siswa-siswi.

 

HUMAS

DOSEN UMMAGELANG BENTUK BUMDES DI TEMANGGUNG

DOSEN UMMAGELANG BENTUK BUMDES DI TEMANGGUNG

Tiga dosen Fakultas Teknik UMMagelang  menerapkan Teknologi Pengolahan dan Pemasaran Kopi Desa Tening, Kecamatan Wonoboyo Kabupaten Temanggung. Ketiga dosen tersebut yakni Yun Arifatul Fatimah, Ph.D, Bambang Pujiarto, M.Kom, serta Andi Widiyanto, M.Kom. Melalui Diseminasi Produk Teknologi Kemasyarakatan Tahun 2018 yang merupakan program kerjasama UMMagelang dengan Kemenristek Dikti, ketiganya melakukan berbagai kegiatan untuk mengembangkan potensi desa Tening.

Yun, ketua kegiatan mengungkapkan, desa Tening merupakan wilayah yang produk kopinya melimpah. Namun demikian warga desa tersebut belum dapat memasarkan produk biji kopi tersebut secara maksimal.  Melalui program diseminasi, ketiga dosen UMMagelang tersebut melakukan berbagai kegiatan dari mulai penyuluhan tentang pengolahan kopi baik  sebelum panen maupun setelah panen. Disamping itu juga kegiatan pelatihan tentang packaging, e-comerce, barista, serta pelatihan manajemen Badan Usah Milik Desa (BUMDES). Kegiatan tersebut, ujar Yun, bertujuan untuk meningkatkan perekonomian serta kesejahtreaan masyarakat Desa Tening.

Kegiatan itu, ungkap Yun, dilakukan sejak bulan Juli diikuti oleh 7 Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) serta 1 kelompok tani. “Pada hari ini, Rabu 7 November 2018 kami mengundang berbagai pihak untuk dapat meresmikan BUMDES “Sekar Asri” sekaligus pelantikan pengurus BUMDES serta launching e-comerce produk kopi “Sekar Asri”,” jelas Yun. Dalam kesempatan itu juga diresmikan  kedai kopi “Cita Rasa”  oleh Hari Purnomo, anggota DPR RI yang turut hadir dalam acara tersebut.

Dalam kegiatan yang diadakan di  Balai Desa Tening itu,  tim juga menyerahkan tiga mesin kopi kepada pengelola kedai kopi “Cita Rasa Tening”  yang didirikan beberapa waktu lalu. Ketiga mesin kopi tersebut yakni huller, roaster, serta grinder yang diserahkan kepada pengurus kedai kopi.

Adiyono, Kepala Desa Tening mengungkapkan rasa bahagianya atas kegiatan yang dilakukan oleh ketiga dosen UMMagelang tersebut . Ia berterimakasih kepada tim dari UMMagelang yang telah mentransfer ilmu serta mendidik warga masyarakatnya. Sedangkan Camat Wonoboyo berharap agar BUMDES yang ada di Desa Tening dapat menjadi pelopor bagi desa lain di Wonoboyo.

HUMAS

MAHASISWA UMMAGELANG EKSIS DI LOKASI BENCANA

MAHASISWA UMMAGELANG EKSIS DI LOKASI BENCANA

Dalam rangka misi kemanusiaan pasca bencana tsunami di Sulawesi Tengah lalu, MDMC Jawa Tengah mengirimkan 17 personil Tim Alfa MDMC dari perwakilan PCM (Pengurus Cabang Muhammadiyah) se Jawa Tengah.

Salah satu diantaranya adalah Muhammad Farkhan Zein (22) yang merupakan mahasiswa Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Magelang (UMMagelang). Dia ikut dalam penerjunan Tim Alfa MDMC Jawa Tengah, yaitu mengawal distribusi bantuan dari PP Muhammadiyah dan juga ikut membantu operasi search and rescue (SAR) korban yang belum ditemukan.

“Kami diterjunkan di daerah Donggala selama sebulan. Namun setiba disana, ternyata operasi SAR sudah diberhentikan. Sehingga kami ditugaskan di Pos Pelayanan Muhammadiyah.” Kata Farkhan saat diwawancarai.

Di tengah kesibukan sebagai relawan, Farkhan juga aktif sebagai da’i di lokasi bencana. Misalnya, ia berkesempatan menjadi khotib atas permintaan masyarakat pada kegiatan Shalat Jumat di Masjid Ar Rahman, Labuan Bajo, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala.

Dr. Imron, MA, Kepala Biro Marketing dan Kerjasama (BMKS) UMMagelang menjelaskan bahwa mahasiswa UMMagelang, selama menempuh studi di kampus mendapatkan banyak keterampilan softskills, misalnya leadership, intrapersonal skills, interpersonal skills, kepribadian islami, interpreneurship dan lain-lain.

Oleh karena itu Dr Imron, MA, yang juga salah satu Trainer Softskills UMMagelang sangat bangga dengan apa yang dilakukan Farkhan. Hal ini menunjukkan bahwa softskills yang diberikan selama di kampus ternyata punya andil besar bagi pembentukan kepribadian mahasiswa, sehingga dia bisa berperan maksimal dalam kehidupan bermasyarakat.

 

HUMAS

PPDM UMMAGELANG ADAKAN SOSIALISASI BAGI REMAJA

PPDM UMMAGELANG ADAKAN SOSIALISASI BAGI REMAJA

Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) yang merupakan  kegiatan pengabdian pada masyarakat yang dilakukan oleh dosen UM Magelang terus berlanjut.  Menurut ketua Tim PPDM UM Magelang, Dr. Purwati, MS, Kons, kegiatan yang diadakan di Desa Menayu tersebut dilakukan untuk mewujudkan Desa Menayu sebagai Desa Layak Anak. Ia mengatakan, kegiatan lanjutan dari PPDM di Desa Menayu yakni Sosialisasi dengan tema Peran Remaja dalam Kemasyarakatan di Era Milenial, bertempat di Balai Desa Menayu, beberapa waktu lalu.

Ana Ramadhani, mahasiswa yang mewakili tim PPDM mengatakan, dalam kegiatan yang dihadiri dihadiri oleh Kepala Desa Menayu beserta perangkatnya itu dihadiri puluhan peserta remaja mulai dari siswa SMP, SMA hingga mahasiswa.  Sosialisasi tersebut, kata Ana,  dilakukan mengingat pentingnya peran remaja dalam masyarakat. “Remaja memiliki potensi yang besar dalam kemajuan suatu masyarakat sehingga ia harus memiliki wawasan yang luas untuk dapat menjalankan perannya secara optimal. Disamping itu juga untuk mencegah remaja dari perilaku menyimpang  ” ungkapnya.

Kepala Desa Menayu, Sugiarto, mengapresiasi kegiatan positif yang dilakukan tim PPDM UM Magelang untuk para remaja di desanya. “Dengan adanya sosialisasi ini diharap dapat bermanfaat bagi para remaja desa Menayu agar terhindar dari hal-hal negatif,” ujar Sugiarto.

Sosialisasi disampaikan oleh  tim dari Unit Kegiatan Mahasiswa  UKM) Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK-R) UM Magelang . Dalam Sosialisasi tersebut, disampaikan materi diantaranya pembahasan mengenai apa itu remaja, peran remaja sebagai agent of change dan potensi-potensi yang dimiliki remaja, perilaku sehat remaja, dampak perilaku negatif hingga penyakit-penyakit yang dapat menyerang organ reproduksi.

Kegiatan Sosialisasi tersebut mendapat apresiasi yang baik dari para peserta. Hal tersebut tampak dari besarnya antusias dan partisipasi remaja Desa Menayu dalam mengikuti Sosialisasi. Sariningsih, salah satu peserta  mengungkapkan perasaannya setelah mengikuti Sosialisasi, “Senang karena jadi tambah pengetahuan dan jadi lebih mengerti bagaimana cara menjadi remaja yang sehat dan cerdas,” ungkapnya.

 

HUMAS