Tingkatkan Performa Pengajar Anak Usia Dini: Tim Dosen Psikologi UMMgl Berikan Pelatihan

Tingkatkan Performa Pengajar Anak Usia Dini: Tim Dosen Psikologi UMMgl Berikan Pelatihan

Tim dosen Program Studi PsikologiUniversitas Muhammadiyah Magelang, yang terdiri dari Aning Az-zahra, Hermahayu, Laili Qomariyah, dan Rayinda Fauziah, memberikan pelatihan kepada guru Pendidikan anak usia dini dengan tema perkembangan anak. Pelatihan ini merupakan wujud dari salah satu dari pelaksanaan Tri Dharma perguruan tinggi yakni pengabdian kepada masyarakat. Pengabdian ini berlangsung 23 Agustus hingga 10 September 2019. Materi disampaikan dengan diskusi interaktif, brainstorming, penugasan, presentasi, dan evaluasi (24/8/19).

Ketua Yayasan Rumahku Tumbuh, Septi Purwandari, memaparkan staff pengajar di sekolahnya masih membutuhkan penambahan wawasan perkembangan serta tugas perkembangan anak dan problem solving. “Selama ini guru di Rumahku Tumbuh masih bingung terkait penanganan masalah-masalah di sekolah dan tugas perkembangan anak.”

Membaca hal tersebut kemudain tim dosen Prodi Psikologi UMMgl berupaya memberikan penyegaran  kepada staff pengajar TK Rumahku Tumbuh. “Melihat kebutuhan sekolah, maka kami tergerak untuk melaksanakan pelatihan di TK Rumahku Tumbuh.” papar Aning.

Salah satu peserta pelatihan, Estik Khomariyah, menurutnya setelah dilaksanakannya pelatihan menambah pengetahuan tentang tumbuh kembang anak. Ia menambahkan pula, staff pengajar Rumhaku Tumbu menjadi memiliki wawasan terkait dengan cara penanganan anak yang disesuaikan dengan usia tahap perkemabangan anak serta karakteristik anak. Diskusi interaktif yang terjadi juga memberikan solusi masalah yang selama ini dihadapi oleh pihak sekolah. “pelatihan menambah pengetahuan kami tentang tumbuh kembang anak. Kami jadi tau bagaimana menangani anak dengan perkembangan usia dan karakter yang beda-beda. Dari diskusi kami jadi menemukan solusi-solusi untuk permasalahan yang kami hadapai selama ini. ”

HUMAS

Ilmu Komunikasi UMMagelang adakan Workshop Hoax Busting and Digital Hygiene

Ilmu Komunikasi UMMagelang adakan Workshop Hoax Busting and Digital Hygiene

Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magelang (UMMagelang) bekerja sama dengan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia dan Google News Initiative and Internews mengadakan Workshop Hoax Busting and Digital Hygiene.

Workshop yang dilaksanakan di Gedung Rektorat lantai 3 UMMagelang ini menghadirkan dua pemateri yaitu Inggried Dwi Whedaswari (kompas.com) dan Agung Purwandono (krjogja.com) selaku Trainer dari Google News Initiative and Internews.

Dwi Susanti, S.I.Kom., M.A. dosen Ilmu Komunikasi UMMagelang selaku ketua panitia mengungkapkan, workshop memberikan pengetahuan kepada mahasiswa yang hidup di zaman milenial seperti saat ini agar tidak mudah termakan dengan berita-berita yang tersebar di media.

“Informasi di media sosial itu ada yang hoax dan ada juga yang benar. Dengan ini kita ingin memberikan kesadaran kepada mahasiswa untuk mengetahui informasi tersebut secara terperinci, apakah informasi itu benar atau tidak,” ungkapnya.

Pelatihan ini bukan hanya dikhususkan untuk mahasiswa Ilmu Komunikasi UMMagelang saja, namun panitia juga membuka pendaftaran untuk mahasiswa dari universitas lain hingga kepada pelajar-pelajar SMA di sekitar Kota Magelang.

“Melalui workshop ini, diharapkan para peserta bisa menjadi lebih bijak dan teliti lagi dalam mencari, menerima, dan menyebarkan informasi. Ilmu yang diberikan semoga memberikan manfaat bagi para peserta dan bisa ditularkan kepada keluarganya, teman-temannya, hingga kemasyarakat luas dalam menanggulangi penyebaran hoax,” harap Santi.

Inggried Dwi Whedaswari selaku pemateri juga meberikan tips agar mahasiswa tidak mudah percaya pada informasi yang beredar di media. “Pertama, kita harus tahu bagaimana konteks pada berita tersebut dan jangan mudah percaya. Kedua, verifikasi berita itu. Apakah foto beserta artikel yang beredar dalam media tersebut asli atau hasil editan,” ujarnya.

HUMAS

Wakil Dekan Baru UM Magelang Dilantik

Wakil Dekan Baru UM Magelang Dilantik

Rektor Universitas Muhammadiyah Magelang (UMMagelang), Ir. Eko Muh Widodo, MT. melantik 7 wakil dekan baru di lingkungan UMMagelang masa jabatan 2019-2023. Pelantikan ini diselenggarakan di Aula Fakultas Ilmu Kesehatan UMMag elang, Jum’at, 18 Oktober 2019.

Rektor UMMagelang berpesan kepada para wakil dekan yang dilantik untuk senantiasa meningkatan etos kerja yang tinggi guna mewujudkan visi dan misi UMMagelang. Perkembangan perguruan tinggi yang semakin pesat, mensyaratkan pola kerja yang inovatif dan cepat. Sehingga diharapkan para wakil dekan yang baru ini, mampu mengantarkan UMMagelang berkembang lebih baik lagi.

“Bapak/Ibu wakil dekan yang dilantik hari ini, saya ucapkan selamat mengamban amanah, membawa fakultasnya masing-masing menjadi lebih baik lagi kedepannya. Kita harus bisa menciptakan inovasi baru untuk mengikuti perkembangan zaman. Hal ini menjadi tanggung jawab kita semua,” jelas Rektor UMMagelang.

Kegiatan pelantikan ini dihadiri oleh para Wakil Rektor UMMagelang, Pengurus Badan Pembina Harian, Para Dekan, Ketua lembaga, dan para pejabat lainnya di lingkungan UMMagelang. Setelah prosesi pengambilan sumpah jabatan, para wakil dekan yang dilantik menandatangani naskah serah terima jabatan.

Berikut adalah nama-nama wakil dekan yang dilantik:

  1. Muhdiyanto, SE., M.Si, sebagai Wakil Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis,
  2. Puji Sulistyaningsih, SH., MH, sebagai Wakil Dekan Fakultas Hukum,
  3. Arif Wiyat Purnanto, M.Pd sebagai Wakil Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan,
  4. Irham Nugroho, S.Pd.I., M. Pd.I, sebagai Wakil Dekan Fakultas Agama Islam,
  5. Saifudin, ST., M. Eng, sebagai Wakil Dekan Fakultas Teknik,
  6. Ns. Retna Tri Astuti, M.Kep., sebagai Wakil Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan,
  7. Aning Az Zahra, MA, sebagail Wakil Dekan Fakultas Psikologi dan Humaniora

HUMAS

4 judul Proposal PKM Mahasiswa UMMagelang lolos PIMNAS 2019

4 judul Proposal PKM Mahasiswa UMMagelang lolos PIMNAS 2019

Sebanyak dua belas mahasiswa yang tergabung menjadi empat Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) mengikuti acara pelepasan peserta PIMNAS kontingen Universitas Muhammadiyah Magelang (UMMagelang) di aula rektorat kampus 2 Jalan Mayjend Bambang Soegeng KM 5 Mertoyudan Magelang, Kamis, (22/8/2019).

Dijadwalkan kontingen UMMagelang akan berangkat hari Selasa, 27 Agustus 2019 ke Universitas Udayana Bali. Disana mereka akan berlaga hingga tanggal 31 Agustus 2019. Rektor UMMagelang, Ir. Eko Muh Widodo, MT dalam sambutannya mengatakan ajang bergengsi ini harapanya UMMagelang tidak hanya masuk di PIMNAS saja namun bisa menjuarai kategori yang ada.

“keempat proposal yang berhasil lolos ke Pimnas merupakan proposal PKM-Penelitian Sosial Humaniora (PSH) dengan judul PKM-PSH Analisis Hukum Praktik Jual Beli di Pasar Papringan Kabupaten Temanggung, PKM-PSH Kontribusi Balkondes “Saka Pitu” Sebagai Pendukung KSPN Borobudur Terhadap Perekonomian Mayarakat Tegalarum” ujar Eko.

Kemudian PKM-PSH Pengembangan Indeks Kebahagiaan Mustahiq Bagi Penerima Dana Zakat, Infaq dan Shadaqah serta PKM-PSH Pengembangan Model Pemberdayaan Lahan Wakaf Muhammadiyah di Kabupaten Magelang.

Yang mana kontingen UMMagelang berasal dari tiga fakultas yang berbeda yaitu Fakultas Agama Islam (FAI) sebanyak sembilan orang, dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) sebanyak 2 orang dan dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) 1 orang.

“jumlah proposal yang lolos PIMNAS tahun ini meningkat dibandingkan tahun lalu, Mahasiswa UMMagelang harus dipersiapkan lebih matang jauh-jauh hari agar semakin maksimal baik jumlah proposal yang lolos maupun perebutan juara di ajang PIMNAS ini,” ujarnya.

Berdasarkan lampiran laman yang dirilis oleh Kemenristek Dikti Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) tentang Penetapan Peserta PIMNAS ke-32 Tahun 2019, UMMagelang menempati rangking ke-2 Perguruan Tinggi Muhammadiyah se-Indonesia dan rangking ke-3 perguruan tinggi swasta (PTS) se-Indonesia.

Di samping itu, UMMagelang menempati rangking ke-28 dari 126 PTN/PTS se-Indonesia yang lolos PIMNAS 2019.

Ketua Lembaga Pengembangan Mahasiswa dan Alumni (LPMA) Margono, mengatakan jika saat ini dirinya dan tim sedang melakukan persiapan pemberangkatan ke Denpasar, Bali tepatnya di Universitas Udayana Bali dan sesampainya disana seluruh peserta kontingen UMMagelang akan lebih dikuatkan dan dimaksimalkan dalam perebutan Juara tahun ini.

Margono berharap agar tim selain pulang membawa emas juga dapat meninggalkan kesan yang baik selama berkompetisi disana, mengingat yang dibawa bukan nama pribadi namun instansi (UMMagelang).

(humas)

Alumni UMMagelang Lolos 100 Besar Duta Asean

Alumni UMMagelang Lolos 100 Besar Duta Asean

Muhamad Wahid Ibrahim, alumni Universitas Muhammadiyah Magelang (UMMagelang) lolos dalam tahap satu pemilihan Duta Muda ASEAN-Indonesia (DMAI) 2019 yang diadakan Kementrian Luar Negeri (Kemlu) Republik Indonesia setelah bersaing dengan 1038 pendaftar lainnya.  Pemilihan DMAI sendiri bertujuan untuk mencari sosok pemuda dan pemudi Indonesia yang memiliki wawasan luas tentang ASEAN serta memiliki ketertarikan untuk mempromosikan ASEAN kepada masyarakat luas.

Dalam tahap satu tersebut, Ibrahim yang diwisuda September 2018 lalu dari UMMagelang dituntut untuk membuat essay dengan tema ‘Kontribusiku Memperkuat Jejaring Pemuda di Kawasan ASEAN’. Melalui essay-nya Ibrahim mengajak anak muda untuk membangun komunikasi melalui forum muda ASEAN yang nantinya dapat dibentuk dalam tingkat nasional hingga daerah, dan diharapkan mampu membahas bahkan berkontribusi dalam isu-isu terkait nasional maupun ASEAN, sehingga mampu menjadi respon bersama. “Melalui essay tersebut, saya berharap dapat membawa saya sampai proses seleksi terakhir nanti. Sehingga apa yang saya tulis benar-benar dapat terwujud dan bermanfaat bagi kemaslahatan,” ujarnya saat ditemui di sela-sela kesibukannya.

Ibrahim juga mengungkapkan bahwa motivasinya mengikuti kompetisi tersebut adalah ingin selalu menjadi manusia yang bermanfaat. Sebelum mengikuti kompetisi, pria yang mempunyai hobi belajar ini pernah menjadi Duta Genre dan Duta Bahasa Jawa Tengah saat menjadi mahasiswa di UMMagelang. “Saya ingin menjadi manusia yang bermanfaat, untuk menjadi yang bermanfaat maka seseorang harus memberikan pengaruh. Dan untuk berpengaruh kita harus selalu mengembangkan diri lebih baik lagi,” tambahnya.

Lebih lanjut Ibrahim mengajak para anak muda untuk selalu berusaha mencapai apa yang dicita-citakan. “Jadilah seseorang yang siapa, bukan hanya sekadar siapa-siapa. Berdoa dan berusaha adalah kunci untuk meraihnya,” tandasnya.

HUMAS