UMMAGELANG MENAMBAH DOKTOR

UMMAGELANG MENAMBAH DOKTOR

Di penghujung tahun 2018, UMMagelang berhasil menambah satu dosen lagi dengan gelar Doktor. Budi Waluyo mendapatkan gelar Doktor Teknik Mesin Minat Konversi Energi dari Fakultas Teknik (FT), Universitas Brawijaya (Unibraw) Malang dengan ujian terbuka disertasi pada Kamis (13/12) di Gedung FT Unibraw Malang.

Dengan promotor Prof. Ir. ING Wardana, M. Eng., Ph. D, Dr. Eng. Lilis Yuliati, S.T., M.T serta Dr. Eng. Mega Nur Sasongko, S.T., M.T, Budi menyampaikan disertasinya dengan judul “Peran Interaksi Molekular Terhadap Sifat Azeotrop dan Perilaku Pembakaran Droplet Campuran Etanol Iso-oktan”.

Dalam paparannya Budi menjelaskan mengenai pemahaman mikroskopis terhadap sebuah fenomena yang sering terbentur pada variable-variabel yang tidak atau belum terdefinisi. Ia menuturkan bahwa penelitiannya bertujuan untuk memperbaiki pemahaman ilmiah konsep campuran, khususnya campuran iso-oktan, non polar dan etanol polar pada kondisi (near) azeotropnya.

Budi juga menambahkan bahwa penelitiannya dilakukan dengan dua tahapan penelitian. Tahapan penelitian yang pertama adalah mengidentifikasi perubahan temperatur pendidihan dan laju penguapan berbagai fraksi campuran etanol iso-oktan dengan menggunakan alat destilasi sederhana. “Sebuah labu pemanas digantungkan pada sebuah load cell untuk merekam pengurangan masa campuran bahan bakar yang dipanaskan. Sementara sebuah thermokopel tipe K yang dicelupkan pada campuran etanol iso-oktan yang dipanaskan digunakan untuk merekam perubahan temperatur selama proses pemanasan berlangsung,” jelas Budi.

“Sedangkan tahap penelitian yang kedua adalah dengan pengujian pembakaran single drop berbagai campuran etanol iso-oktan yang dipanaskan digunakan untuk merekam perubahan temperatur selama proses pemanasan berlangsung,” papar Budi.

Rektor UMMagelang yang turut hadir dalam ujian terbuka disertasi, mengucapkan selamat atas prestasi yang dicapai Budi. “Selamat atas pencapaiannya, semoga ilmunya dapat berguna bagi lingkungan sekitar khususnya bagi UMMagelang. Doktor Budi Waluyo ini merupakan doktor ke-14 di UMMagelang. Semoga dengan bertambahnya doktor di UMMagelang ini dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan pembelajaran di UMMagelang,”kata Eko.

HUMAS

TELITI PERAN SPIRITUALITAS TERHADAP KINERJA GURU, IMRON RAIH GELAR DOKTOR DENGAN IPK 3,88

Isu-isu spiritual telah menarik perhatian para pegiat penelitian dalam bidang psikologi. Dalam pengembangan organisasi, spiritualitas dianggap bermanfaat terhadap pemberdayaan organisasi karena dipandang sebagai penyebab terhadap prevalensi tingkat komitmen di tempat kerja dan memiliki hubungan yang menarik terhadap psychological capital atau modal psikologi.

Semakin tinggi tingkat spiritualitas maka semakin tinggi psychological capital  yang dimiliki seseorang. Spiritualitas dianggap sebagai sarana untuk meningkatkan integritas, motivasi, dan kepuasan kerja, selain juga dapat memberikan kontribusi dalam keberhasilan bekerja. Seseorang yang dibimbing dengan spiritualitas akan menghasilkan kebiasaan moral  dan yang baik serta menghantarkannya menjadi jujur, loyal, serta dapat dipercaya dan mempunyai integritas.

Kesimpulan tersebut disampaikan oleh Imron, dosen FAI UM Magelang  saat menyampaikan disertasinya berjudul “Peran Spiritulaitas terhadap Kinerja Guru Dilihat dari Komitmen Organisasi, Modal Psikologis, dan Perilaku Kewargaorganisasian”  dalam Ujian  Promosi Doktor Psikologi Pendidikan  Islam Program Pasca Sarjana UMY, Kamis 18/5 di Gedung Pascasarjana UMY.

Imron menyampaikan, penelitiannya merupakan penelitian kombinasi antara kualitatif dan kuantitatif atau dikenal dengan mixed methods. “Adapun  populasi penelitian dilakukan terhadap 345  populasi guru  dengan sampel 171 guru SMP Muhammadiyah di Kabupaten Magelang,” ujar Imron. Dosen FAI UM Magelang itu mengatakan,  teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Simple Random Sampling  dengan teknik pengumpulan data menggunakan skala.

Prof. Dr. Yunahar Ilyas Lc, MA dan Dr. Khoirudin Bashori M.Si  merupakan Promotor I dan II selama disertasi dilakukan. Melalui disertasinya tersebut, Imron  berhasil lulus dengan IPK 3,88. Dalam sidang  terbuka yang diketuai oleh Prof. Tulus Warsito dengan tujuh anggota  penguji tersebut, Imron dinyatakan lulus dengan predikat Cum Laude.

Rektor UM Magelang, Ir. Eko Muh Widodo MT yang hadir pada acara sidang terbuka tersebut menyatakan turut berbahagia atas gelar yang diperoleh oleh Dr. Imron MA sehingga dapat meningkatkan kuantitas dan kualitas SDM UM Magelang. “Dr. Imron MA merupakan doktor ke-12 di UM Magelang dan jumlah tersebut akan terus bertambah dalam jangka waktu dekat ,” ungkapnya. (Humas – Yudia)