KULIAH UMUM FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS, SANDIAGA UNO BEKALI MAHASISWA BERWIRAUSAHA

KULIAH UMUM FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS, SANDIAGA UNO BEKALI MAHASISWA BERWIRAUSAHA

Sekitar 350 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Magelang mengikuti kuliah umum yang diadakan oleh pihak fakultas dengan tema “Optimalisasi Kearifan Lokal dalam Menghadapi Persaingan Bisnis di Era Digital” yang dilaksanakan di auditorium kampus I Universitas Muhammadiyah Magelang Jl. Tidar No.21, Magersari, Kota Magelang (28/02).

Kuliah umum tersebut dibuka oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Dra. Marlina Kurnia, MM. Dalam sambutanya beliau menyebutkan bahwa kuliah umum kali ini terasa spesial karena pengisinya merupakan seorang pengusaha muda yang keren dan milenials yaitu Sandiaga Salahudin Uno. “saya berharap setelah kuliah umum ini para mahasiswa bisa menjadi seorang pengusaha sukses di kota yang kecil ini”, ujar Marlina.

Acara begitu meriah dan peserta kuliah umum nampak antusias mengikutinya. Sebelum memasuki Auditorium Sandiaga Salahudin Uno berkeliling melihat beberapa stand kerajinan dan produk makanan dari mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Salah satu yang menarik adalah karya dari komunitas mahasiswa enterpreneur (KOMET), disana Sandiaga ikut mendorong dan memotivasi agar selalu berinovasi dalam berbisnis.

Dalam penyampaianya Sandiaga atau Bang Sandi biasa beliau disapa, menjelaskan mengenai tiga jenis literasi menuju kesuksesan yaitu, pertama Literasi Teknologi, sebab banyak pekerjaan manual yang dilakukan oleh manusia sudah mulai tergantikan oleh teknologi robotik namun perlu diketahui pula dengan adanya teknologi maka akan tercipta banyak celah pekerjaan. Kedua, Literasi Data dimana data merupakan tambang emas bagi pengusaha karena berdasarkan data kita bisa memaksimalkan apa yang dibutuhkan pasar dan dari mana kita memenuhinya.  Ketiga. Literasi Human yaitu dengan saling berinteraksi dengan orang-orang disekitar yang membawa pengaruh pada hidup kita.

(humas)

UM MAGELANG FASILITASI OUTING CLASS SMK N 3 MAGELANG

UM MAGELANG FASILITASI OUTING CLASS SMK N 3 MAGELANG

Tim Outbound UM Magelang fasilitasi kegiatan Outing Class yang diadakan oleh SMK N 3 Magelang Jurusan Perhotelan di salah satu Balkondes yang ada di Borobudur. (7/2/2020)

Ade Ela Pratiwi, S.Par guru mata pelajaran produk kreatif dan kewirausahaan menjelaskan, kegiatan ini diikuti oleh 60 siswa dari  kelas 3 SMK N 3 Magelang. Sebagai inovasi pembelajaran di luar kelas acara ini berlangsung meriah dan menyenangkan terlebih antusias para siswa yang sangaat besar.

“Kegiatan diawali dengan outbound untuk menghilangkan rasa jenuh dengan kegiatan belajar mengajar didalam kelas dan pemberian motivasi agar menumbuhkan rasa optimisme dalam menghadapi UN  dilanjutkan ke tempat kerajinan gerabah dan diakhiri dengan membatik bersama,”  jelas Ela.

Dr. Imron M.A selaku kepala Biro Marketing dan Kerjasama sekaligus trainer outbound menyampaikan “Dengan Do’a yang khusyu dan usaha yang sungguh-sungguh saya pastikan semuanya lulus UN dan menjadi orang yang sukses, bagi yang mau melanjutkan studi agar tidak takut dengan biaya karena banyak alternatif lain yang bisa ditempuh.”

Harapanya kegiatan bersama yang diadakan oleh Tim outbound UMMagelang dengan SMK N 3 Magelang bisa berlanjut pada setiap tahunya hal ini senada dari UMMagelang menebarkan kebermanfaatan bagi masyarakat khususnya untuk SMA/SMK/MA di Magelang.

(Humas)

 

PERBANYAK HUBUNGAN KERJASAMA, FAKULTAS TEKNIK UMMAGELANG JALIN KERJASAMA DENGAN FAKULTAS TEKNIK ELEKTRO IT TELKOM SURABAYA

PERBANYAK HUBUNGAN KERJASAMA, FAKULTAS TEKNIK UMMAGELANG JALIN KERJASAMA DENGAN FAKULTAS TEKNIK ELEKTRO IT TELKOM SURABAYA

Fakultas Teknik UMMagelang berkomitmen tinggi untuk selalu meningkatkan mutu dan proses belajar mengajar. Sejalan dengan perkembangan dan prestasi yang diperoleh oleh civitas akademika, Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Magelang telah bekerjasama dengan beberapa Perguruan Tinggi dalam maupun Luar Negeri dalam rangka kerja sama pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian, pertukaran Dosen dan Mahasiswa.

Fakultas Teknik UMMagelang dan Fakultas Teknik Elektro Institut Teknologi Surabaya (IT Telkom Surabaya) melaksanakan penandatanganan MoU. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Fakulas Teknik Kampus 2 UMMagelang Jl Mayjend Bambang Soegeng KM 5 Mertoyudan Magelang pada hari Jum’at, 7 Februari 2020.

Penandatanganan MoU tersebut ditandatangani oleh Dekan Fakultas Teknik UMMagelang, Yun Arifatul Fatimah, ST., MT. Selaku dan Dekan Fakultas Teknik Elektro Institut Teknologi Surabaya, Sr. Purba Daru Kusuma, ST., MT. Dalam acara tersebut disaksikan oleh wakil dekan dan ketua program studi di lingkup Fakultas Teknik.

Nota kesepahaman yang ditandatangani bersama ini mencangkup kerjasama pada bidang pendidikan, pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat. Salah satu implementasi MoU pada hari ini ingin dituangkan dalam bentuk perjanjian kerja pemberitahuan bahn ajar. Kedua belah pihak bersepakat untuk mengadakan kerjasama saling menguntungkan dalam rangka pengembangan bahan ajar dalam rumpun ilmu komputer yang meliputi pemrograman web, data mining, mekatronika, dan kalkulus.

(humas)

Lingkar Studi Ekonomi Islam UMMagelang Adakan Seminar Nasional Filantropi Mendukung SDGs

Lingkar Studi Ekonomi Islam UMMagelang Adakan Seminar Nasional Filantropi Mendukung SDGs

Akhir-akhir ini, pengelolaan lembaga zakat oleh swasta di Indonesia telah berkembang secara signifikan. Hadirnya lembaga zakat di Indonesia, diharapkan mampu membantu pemerintah Indonesia dalam mencapai tujuan SDGs bagi pengembangan ekonomi masyarakat.

Bermula dari itu Lingkar Studi Ekonomi Islam Prodi Hukum Ekonomi Syariah Universitas Muhamadiyah Magelang menyelenggarakan Seminar Nasional dengan tema “Peran Lembaga Filantropi Islam Dalam Mendukung SDGs di Indonesia” pada Jumat (14/02) di aula FIKES kampus 2 UMMagelang.

Seminar Nasional ini bermmaksud untuk mengetahui peran lembaga filantropi Islam dalam mendukung SDGs di Indonesia baik dalam kacamata Pemerintah, swasta maupun akademik.

Dalam sambutanya, Rektor UMMagelang Dr. Suliswiyadi, M.Ag menyampaikan dengan adanya seminar yang menghadirkan BAZNAS dan Dompet Dhuafa agar masyarakat dapat diberdayakan sehingga bisa mengangkat derajat perekonomianya.

Materi pertama disampaikan oleh Dr. H. Rozihan SH, M.Ag yang merupakan ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah. Dalam materinya, Rozihan membahas mengenai 4 pilar SDGs diantaranya yaitu: 1). Pilar Pembangunan Nasional, 2) Pilar Pembangunan Ekonomi, 2) Pilar Pembangunan Lingkungan, dan 4) Pilar Pembangunan Hukum dan Tata Kelola. “Zakat itu dipungut atau dihimpun jadi harus jemput bola bukan dibiarkan sehingga kalau dihimpun akan menjadi banyak dan lebih mudah dalam penyaluranya”, ujar Rozihan.

Bambang Edi Prasetyo selaku ketua Dompet Dhuafa, menjelaskan bahwa posisi Dompet Dhuafa itu sama dengan Baznas atau Lembaga Amil Zakat lainya yaitu penyalur antara muzzaki dengan mustahiq. Beliau juga menerangkan kategori mustahiq dibagi menjadi 3 yaitu Miskin Haqiqi (kebutuhan hidupnya mengandalkan dari pemberian orang), Niskin Berpotensi (tingkat perekonomianya rendah namun bisa diberdayakan), dan yang terahir Berpotensi Miskin (tingkat perekonomian sudah menengah keatas namun bisa berpotensi jatuh miskin hingga kekurangan).

Sementara itu materi ketiga, Dr. Nurodin Usman. LC., MA menyampaikan materi mengenai konsep wakaf produktif yang tingkat kebermanfaatnya akan lebih mengena dalam waktu jangka panjang ketimbang wakaf konsumtif yang bisa dirasakan manfaatnya lebih banyak dan dalam waktu yang lama. Sedangkan banyak dari orang indonesia yang mewakafkan sesuatu tanpa menimbang apakah wakaf tersebut produktif atau konsumtif.

(humas)

PERDALAM LITERASI DAN EKONOMI KREATIF, IMM MAGELANG BERKUNJUNG KE SUARA MUHAMMADIYAH

PERDALAM LITERASI DAN EKONOMI KREATIF, IMM MAGELANG BERKUNJUNG KE SUARA MUHAMMADIYAH

Pada saat ini bangsa kita telah memasuki era Industri 4.0 dimana perkembangan zaman yang memunculkan disruption. Disruption dalam buku karya Renald Kasali dikatakan bahwa perkembangan perekonomian dituntut harus lebih efektif, efisien, dan serba instan untuk memenuhi segala kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu IMM melihat fenomena ini dengan membuka diri untuk open minded terhadap perubahan yang ada.

Puluhan Kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Magelang mengadakan kegiatan Kunjungan Belajar Ikatan ke GRHA Suara Muhammadiyah (Jl. KH Ahmad Yani) Yogyakarta. Acara ini di inisiasi oleh Bidang Ekonomi Kewirausahaan dan Bidang Media Komunikasi Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Magelang dengan tema “Mengenal Peluang Industri Kreatif di Era Disruption”, pada 15 februari 2020.

Kegiatan Kunjungan Belajar Ikatan diikuti oleh Ketua Bidang Ekonomi Kewirausahaan dan Bidang Media Komunikasi Komisariat serta Pimpinan Cabang, Korkom, dan Intruktur Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah.

IMMawan Faiz Anas selaku ketua panitia menuturkan, kegiatan kunjungan belajar ikatan ini terlaksana berkat kolaborasi program kerja dua bidang dan didasari permasalahan yang ada saat ini yaitu bidang media dan komunikasi serta ekonomi kewirausahaan di PC IMM Magelang. “Saat ini, banyak peluang bisnis yang mengandalkan dan menggunakan peran media yang begitu kuat, sehingga diharapkan kegiatan kunjungan belajar ikatan ini bisa menambah semangat temen-temen IMM Magelang untuk lebih konsisten menekuni media dan menghasilkan output yang bisa dijadikan sebagai bahan wirausaha” ujar Faiz.

IMMawan Khalid Hamzah Prasetya selaku Ketua Umum PC IMM Magelang dalam sambutanya menjelaskan, kunjungan belajar ini bukan sekedar agenda formalitas, namun besar harapan saya bisa memantik kader IMM agar selalu mempunyai spirit dalam hal literasi dan kedepanya mampu melahirkan industri kreatif.

Dikegiatan ini antusiasme peserta terlihat dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan kepada Pak Ganjar selaku pemantik dalam diskusi tersebut, mulai dari kejurnalistikan & kewirausahaan dan seputar masalah yang sering dihadapi masyarakat akhir akhir ini seperti berita hoaks, dan lain-lain.

Salain kegiatan diskusi seputar media dan kewirausahaan, peserta juga diarahkan lebih mengenal fasilitas penunjang kewirausahaan di Suara Muhammadiyah yaitu Koperasi dan Toko Suara Muhammadiyah. Diharapkan kader IMM dapat terinspirasi dan terbuka pemikiran untuk memulai usaha dalam bidang kewirausahaan.

(humas)

UMMagelang Launching SM Corner

UMMagelang Launching SM Corner

Universitas Muhammadiyah Magelang (UMMagelang) menyelenggarakan Hari Bermuhammadiyah Episode 2 dengan tema “AUM Besar Bersama Persyarikatan” pada Jumat (31/01) di kampus 2 UMMagelang. Dalam acara yang rutin dilaksanakan lima pekan sekali ini, UMMagelang sekaligus meresmikan Suara Muhammadiyah (SM) Corner.

Acara dihadiri oleh Ketua Pimpinan Daerah (PDM) Kota dan Kabupaten Magelang, Dr.Suliswiyadi, M.Ag, Rektor UMMagelang, Deni Asy’ari, Direktur SM dan seluruh civitas akademika UMMagelang.

Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan bahwa semangat literasi harus dibangun di lingkungan kampus. “Dengan hadirnya SM Corner ini, baik dosen, karyawan maupun mahasiswa diharapkan bisa lebih dekat dengan amal usaha Muhammadiyah (AUM). SM Corner ini ke depannya akan dikelola oleh Koperasi Cerah UMMagelang,” ujarnya.

Sementara itu, Deni mengungkapkan bahwa SM Corner yang telah bekerjasama dengan Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) sudah ada tiga yaitu Universitas Muhammadiyah Makassar, Universitas Muhammadiyah Hamka Jakarta dan UMMagelang. “SM Corner ini alhamdulillah sudah ada 54 jaringan, 3 diantaranya terdapat di luar negeri, ada di Malaysia, Turki dan Malaysia,” tambahnya.

Deni juga menyampaikan tiga hal yang menjadi spirit didirikannya SM Corner ialah (1) semangat literasi yang telah ditanamkan oleh KH Ahmad Dahlan sejak 1915, (2) semangat menjaga dan merawat budaya enterpreuner, (3) konsolidasi ekonomi Persyarikatan Muhammadiyah.