Doktor ke-19 UMMagelang

Doktor ke-19 UMMagelang

Mengawali tahun 2020, Universitas Muhammadiyah Magelang (UMMagelang) kembali menambah dosen dengan gelar doktor. Uky Yudatama, dosen Fakultas Teknik (FT) UMMagelang ini mendapat gelar Doktor Ilmu Komputer dari Fakultas Ilmu Komputer (FASILKOM), Universitas Indonesia (UI) dengan ujian terbuka disertasi pada Rabu (8/1) di Aula Gedung B FASILKOM Kampus UI Depok.

Uky menyampaikan disertasinya dengan judul “Model Penilaian Kesadaran Tata Kelola Teknologi Informasi” dengan dipromotori oleh Prof. Dr. Achmad Nizar Hidayanto, S.Kom., M.Kom dan ko-promotor Drs. Bobby Achirul Awal Nazief, M.Sc., Ph.D.

Dalam disertasinya, Uky menjelaskan kurangnya kesadaran Tata Kelola Teknologi Informasi (TI) menjadi hambatan untuk mencapai suatu keberhasilan dalam suatu organisasi sehingga organisasi harus dapat melihat masalah tersebut sebagai sesuatu hal yang sangat signifikan dan tidak boleh dipandang sebelah mata. “Kesadaran Tata Kelola TI menjadi sangat penting untuk dilakukan penelitian, yaitu mengkaji dan menganilisis lebih dalam agar nantinya dapat diketahui secara detail terutama berkaitan dengan area penting apa saja yang dapat mempengaruhi keberhasilan dalam implementasi Tata Kelola TI. Nantinya penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai bahan masukan dan acuan untuk perbaikan implementasi Tata Kelola TI di masa depan secara berkelanjutan,” jelasnya.

Uky menambahkan jika dalam penelitiannya, telah didapatkan 10 area penting dalam Kesadaran Tata Kelola TI yang dapat berpengaruh terhadap kesuksesan pelaksanaan pada penerapan Tata Kelola TI dalam suatu organisasi, baik di intansi pemerintahan, pendidikan maupun perusahaan. Kesepuluh area penting tersebut ialah: (1) Manajemen Risiko, (2) Sumber Daya, (3) Budget, (4) Keterlibatan Stakeholder, (5) Kebijakan, (6) Strategi Bisnis, (7) Organisasi, 8. Komitmen, (9) Kompetensi, (10) Komunikasi, dimana pada area manajemen risiko memiliki nilai persentase paling besar diantara area yang lainnya yaitu 40%. “Selain menghasilkan model penilaian kesadaran Tata Kelola TI, penelitian ini juga telah berhasil menghasilkan formula atau perumusan untuk perhitungan sistem penilaian Kesadaran Tata Kelola TI,” ujar Uky.

Uky yang meraih nilai cumlaude dengan IPK 3,87 merupakan doktor ke-19 UMMagelang. Dekan FT UMMagelang, Yun Arifatul Fatimah, MT, Ph.D yang turut hadir dalam sidang promosi doktor tersebut mengucapkan selamat atas prestasi yang dicapai Uky. “Dengan bertambahnya Doktor di UMMagelang, khususnya di FT ini kami berharap dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di UMMagelang,” tuturnya.

HUMAS

UMMagelang Kembali Menambah Dosen Bergelar Doktor KE-18

UMMagelang Kembali Menambah Dosen Bergelar Doktor KE-18

Di akhir tahun 2019 ini, Universitas Muhammadiyah Magelang (UMMagelang) kembali menambah dosen bergelar Doktor. Ialah Wawan Sadtyo Nugroho yang mendapat gelar Doktor Ilmu Akuntansi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dengan ujian terbuka disertasi pada Senin (16/12) lalu di Auditorium BRI Program Magister Sains dan Doktor FEB UGM.

Dengan promotor Prof. Bambang Riyanto LS, M.B.A, Ph.D, dan ko-promotor Supriyadi, M.Sc, Ph.D dan Ratna Nurhayati, M.Com.,Ph.D, Wawan menyampaikan hasil disertasinya dengan judul “Pengaruh Pengungkapan Sukarela Modal Intelektual Pada Biaya Ekuitas: Pengujian Teori Kos Kepemilikan”.

Dalam penelitiannya, Wawan memaparkan jika kos ekuitas perusahaan dapat diminimalisir melalui pengungkapan modal intelektual. Kualitas informasi dalam pengungkapan modal intelektual ini bergantung pada kos kepemilikan, kos informasi dan relevansi informasi untuk mendapatkan informasi tersebut. “Penelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti empiris tentang analisis model pengungkapan modal intelektual terhadap kos ekuitas berdasarkan teori pensinyalan dan teori kos kepemilikan. Penelitian ini dilakukan menggunakan desain penelitian kuantitatif,” ujar Wawan.

Selain itu, Wawan juga menjelaskan bahwa sampel dalam penelitiannya merupakan perusahaan-perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, kecuali perusahaan industri keuangan, pada tahun 2013-2017. “Jadi, untuk pengambilan sampel, dilakukan dengan metode purpovise sampling. Analisis datanya menggunakan analisis statistik deskriptif dan regresi moderasi. Dan untuk pegujian hipotesis menggunakan teknik analisis test of comparing coefficients across regressions,” jelasnya.

Rektor UMMagelang yang turut hadir dalam ujian terbuka disertasi, mengucapkan selamat atas prestasi yang dicapai Wawan. “Selamat atas pencapaiannya, semoga ilmunya dapat berguna bagi lingkungan sekitar khususnya bagi UMMagelang. Doktor Wawan Sadtyo Nugroho ini merupakan doktor ke-18 di UMMagelang. Semoga dengan bertambahnya doktor di UMMagelang dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan pembelajaran di UMMagelang,” kata Eko.

 

HUMAS

UMMagelang Adakan Workshop IAPS 4.0

UMMagelang Adakan Workshop IAPS 4.0

Di era 4.0 ini, kelayakan sebuah perguruan tinggi dan program studinya dapat dilihat dari akreditasinya. Kewajiban melakukan akreditasi di Indonesia sendiri diatur dalam Undang-undang No.12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi dan Permenristekdikti No.32 Tahun 2016 tentang Akreditasi Program Studi dan Perguruan Tinggi. Universitas Muhammadiyah Magelang (UMMagelang) saat ini telah terakreditasi B dengan 21 program studi dan 7 diantaranya telah terakreditasi A.

Mengawali tahun 2020, UMMagelang akan melakukan proses re-akreditasi dengan standar baru sehingga perlu adanya persamaan persepsi dari semua unit. Hal tersebut yang mendasari diadakannya “Konsolidasi Organisasi dan Workshop IAPS 4.0” di Ballroom The Oxalis Regency Hotel, Rabu (22/01). Acara yang diselenggarakan oleh Badan Penjaminan Mutu (BPM) UMMagelang ini dihadiri oleh 85 peserta yang terdiri dari dekan, wakil dekan, kepala program studi dan sekertaris prodinya serta kepala unit di lingkungan UMMagelang. “Pada tanggal 25 November 2019 lalu, UMMagelang sudah submit dokumen IAPT 3.0 dan 9 kriteria. Pada saat yang sama, beberapa program studi juga sudah mengajukan dokumen IAPS 4.0 yang dipandang sekaligus menjadi pijakan langkah membangun UMMagelang menuju unggul,” jelas Dr. Rochiyati Murniningsih, SE.,MP, kepala BPM dalam laporannya.

Rektor UMMagelang, Dr. Suliswiyadi, M.Ag dalam sambutannya memberi apresiasi kepada peserta yang bersedia hadir memenuhi undangan. “Terima kasih atas kehadirannya untuk ikut memikirkan bagaimana capaian kinerja mutu UMMagelang ke depan. Ini menjadi tugas kita semua,” ujarnya sekaligus membuka workshop tersebut.

Acara yang digelar fullday tersebut, menghadirkan pemateri Prof. Achmad Nurmandi dari Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan Dr. Suhanan penyusun instrumen akreditasi Badan Akreditasi Negara (BAN) Pendidikan Tinggi.

Dalam pemaparannya, Prof Nurmandi menyampaikan banyak hal tentang Revitalisasi Gerakan Menuju Perguruan Tinggi Muhammadiyah Unggul. Sementara itu, Suhanan memaparkan tentang Instrumen Akreditasi Program Studi (IAPS) versi 4.0 berikut dengan perubahan-perubahan signifikan IAPS 4.0 dan tata cara pengisian Laporan Kinerja Program Studi dan Laporan Evaluasi Diri.

Workshop yang berlangsung dengan 5 sesi, diakhiri dengan Perencanaan strategis dan tindak lanjut yang dipimpin langsung oleh rektor.

HUMAS

UMMagelang Lantik Rektor Baru

UMMagelang Lantik Rektor Baru

Setelah serangkaian seleksi pemilihan rektor dilakukan, kini Universitas Muhammadiyah Magelang (UMMagelang) telah memiliki rektor baru. Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menetapkan Dr.Suliswiyadi, M.Ag sebagai rektor UMMagelang masa jabatan 2020-2024 menggantikan Ir.Eko Muh Widodo,MT yang telah menjabat selama dua periode yakni 2012-2020.

Dalam pelantikan rektor yang dilaksanakan pada Sabtu (18/01) di Aula Rektorat lantai 3 Kampus 2 UMMagelang ini, hadir Prof. Drs. Lincolin Arsyad, PhD, ketua Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof. Dr. DYP Sugiharto, M.Pd.Kons, kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VI Jawa Tengah, Badan Pembina Harian (BPH) UMMagelang, berbagai instansi pemerintah di Magelang, organisasi otonom Muhammadiyah, pimpinan universitas, stakeholders serta dosen karyawan UMMagelang.

Prosesi pelantikan rektor dilakukan oleh Dr. Syamsudin, M.Pd, Sekretaris Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah. Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukungnya. “Dalam perspektif normatif, amanah adalah sebuah perwujudan tanggung jawab moral untuk mewujudkan visi misi, tujuan dan sasaran UMMagelang,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Magelang dalam sambutannya yang dibacakan oleh Drs. Sugiyono, M.SI, Kepala Bappeda Kabupaten Magelang menyampaikan selamat dan sukses kepada rektor terpilih. “Pemerintah Kabupaten Magelang akan terus berkomitmen untuk mendukung terwujudnya visi UMMAgelang menjadi sebuah Institusi Pendidikan Tinggi yang Unggul dan Islami,”tambahnya.

Dr.Suliswiyadi,M.Ag mengawali karirnya di UMMagelang pada tahun 1996 sebagai dosen Fakultas Agama Islam (FAI) UMMagelang. Bapak tiga anak tersebut pernah menjabat sebagai Wakil Rektor I Bidang Akademik pada tahun 2005-2008. Sulis yang menyeleseikan studi S3 di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta tersebut juga pernah menjabat sebagai Kepala Lembaga Penelitian Pengembangan dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP3M) UMMagelang di tahun 2009-2017 dan sebelum menjadi rektor, Sulis menjabat sebagai Kepala Lembaga Pengembangan Pendidikan (LPP) UMMagelang. Selain itu, Sulis juga aktif sebagai Auditor berlisensi International Register of Certificated Auditors (IRCA) Quality Management System, TUV Rheinland dan juga sebagai public trainer  sistem Manajemen Mutu untuk scope Edukasi.

HUMAS