Petunjuk Pengisian Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI)

Petunjuk Pengisian Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI)

  1. Mahasiswa menyiapkan bukti sertifikat kegiatan dan prestasi(selama menjadi mahasiswa) untuk  di scan sebagai lampiran:
    • Akademik : yang menunjang kegiatan akademik
      1. Pelatihan Puskom (wajib ada)
      2. Pelatihan Lab. Bahasa (wajib ada)
      3. Sertifikat BTQ (wajib ada)
      4. Sertifikat KKN (wajib ada untuk jenjang S1)
      5. Pelatihan
      6. Workshop
      7. Prestasi (lomba dll)
      8. Penghargaan
      9. Kompetensi/Keahlian
      10. Kegiatan
    • Non Akademik : diluar akademik
      1. Semaba (wajib ada)
      2. Pelatihan
      3. Workshop
      4. Prestasi (lomba dll)
      5. Penghargaan
      6. Kompetensi/Keahlian
      7. Kegiatan
    • Syarat Sertifikat :
      1. Tercantum tanggal bulan tahun pelaksanaan/penerbitan
      2. Tandatangan dan stempel penyelenggara/yang bertanggungjawab
      3. Tercantum nama mahasiswa
  1. Buka laman skpi : skpi.ummgl.ac.id 

skpi1

  1. Login dengan mengisikan NPM  dan password  sesuai dengan di KRSOL

login skpi

skpi 3

  1. Pilih menu SKPI, Ada 2 pilihan yaitu prestasi akademik dan non akademik

skpi 4

Misal klik menu prestasi non akdemik >> kemudian klik tombol add new prestasi non akademik. Isi semua data, termasuk lampiran file scan sertifikat >> save and goto list >> selesai

  1. List tampilan prestasi akademik dan non akademik

skpi6

  1. Jangan lupa untuk Log Out jika sudah selesai

 

Penting!

1. Mahasiswa bertanggungjawab terhadap keaslian sertifikat yang diuploudnya
2. Masa Input mahasiswa sampai dengan batas yudicium sesuai kalender akademik (Masa input 1-24 februari 2018)
3. NPM yang diproses adalah yang masuk dalam yudicium (lulus) semester tersebut
4. SKPI akan diserahkan ke mahasiswa bersamaan dengan Ijazah (Wisuda 24 April 2018)

 

 

REKTOR SAMPAIKAN LAPORAN TAHUNAN PADA MILAD KE-53 UM MAGELANG

REKTOR SAMPAIKAN LAPORAN TAHUNAN PADA MILAD KE-53 UM MAGELANG

Ir. Eko Muh Widodo MT selaku ketua senat dan Rektor membuka acara Sidang Terbuka Senat UM MAgelang, Selasa, 5/9 di Auditorium Kampus 1 Magelang. Prosesi tersebut menandai peringatan milad ke- 53 UM Magelang dengan agenda Laporan Tahunan Rektor dan Orasi Ilmiah. Milad kali ini bertema Peneguhan Kembali Citra Kampus yang Mencerahkan dan Mencerdaskan dalam Kebhinekaan melalui Peran Catur Dharma Perugruan Tinggi Muhammadiyah.

Dalam laporannya, Rektor menyampaikan berbagai progress yang telah dilakukan selama satu tahun terakhir. “ Tahun 2016 hingga 20120 merupakan tahun untuk meingkatkan produktivitas institusi. Dari 19 prodi, 16 diantaranya telah terakreditasi B, 1 prodi terakreditasi A, serta 3 prodi baru dalam pengajuan reakreditasi. Selain itu UM Magelang masuk dalam kelompok perguruan tinggi pertama pengguna Sistem Akreditasi Perguruan Tinggi Online (SAPTO) dimana pengusul periode pertama yakni Prodi Muamalah / Hukum Ekonomi Syariah berhasil mendapatklan akreditasi A,” papar Eko.

Lebih lanjut Rektor menyampaikan bahwa peringkat UM Magelang dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Tahun 2015 UM Magelang menduduki peringkat 165 dari 3320 PT nasional. Tahun 2016 peringkat 126 dari 3244 PT nasional. Pada Tahun 2017 UM Magelang menduduki peringkat 100 dalam daftar PT Indonesia non politeknik.

“Di bidang akademik, khususnya penelitian dan pengabdian pada masyarakat, status kinerja berhasil melompat dari penelitian binaan menjadi penelitian utama. Status kinerja bidang pengabdian masyarakat juga mendapatkan predikat sangat bagus dimana kinerja abdimas UM Magelang berada di posisi ke-40 se Indonesia dari total 4332 PT se-Indonesia. Posisi tersebut merupakan tertinggi ketiga di antara PTM di Indonesia,” ungkap Eko yang menjabat Rektor periode kedua itu.

UM Magelang juga berusaha melakukan usaha untuk memperoleh dana selain dari mahasiswa melalui unit usaha yang tengah dirintis. Dengan didukung oleh 163 dosen dan 123 tenaga kependidikan, UM Magelang terus berupaya meningkatkan kualitas. Demikian pula dengan kualitas para mahasiswa UM Magelang yang terus mengalami peningkatan prestasi baik di bidang akademik maupun non akademik. Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) tahun 2015 berada pada peringkat 54 proposal yang didanai Dikti dari 3320 PT baik PTN maupun PTS. Tahun 2016 proposal yang didanai sebanyak 28 dengan nilai hibah 241 juta. Posisi PKM UM Magelang tahun 2017 menduduki 5 besar dari 174 PTM se- Indonesia.

tahun 2016 ini UM Magelang menyalurkan skim beasiswa total senilai lebih dari 1,5 milyar. Beasiswa tersebut berasal dari internal UM Magelang senilai 831 juta, Kemenag RI 486 juta dan Dikti 253 juta.

Ketua Komisi Yudisial RI Prof. Dr. Aidul Fitriciada Azhari, SH, M. Hum menyampaikan orasi ilmiah dalam milad ke-53 UM Magelang dengan tema Peneguhan Kembali Islam Berkemajuan di Perguruan Tinggi Muhammadiyah.  

Aidul mengtakan, salah satu tantangan yang dihadapi oleh masyarakat Indonesia khususnya umat Islam Indonesia dewasa ini adalah tantangan perkembangan sains dan teknologi yang telah mengubah lanskap sosial, ekonomi, budaya, dan politik masyarakat Indonesia. “Situasi umat Islam dewasa ini yang cenderung defensif dan apologis harus dibangkitkan semangat keilmuannya dengan menghidupkan kembali tradisi keilmuan para ulama yang berwatak dialektik lewat diskusi yang diharapkan dapat menghindari lingkaran kekerasan dan permusuhan yang dapat menghancurkan kehidupan dan warisan tradisi umat Islam,” ujarnya.

Wakil Walikota Magelang Dra. Windarti Agustina yang hadir menyampaikan ucapan selamat kepada UM Magelang melalui sambutannya. “Atas nama pemerintah dan warga Kota Magelang saya mengucapkan selamat milad ke-53 UM Magelang dengan iringan doa semoga UM Muhammadiyah bertambah maju untuk mencerdaskan anak-anak bangsa,“ ungkapnya. Ahmad Mutaqin, Ph.D, dari Majelis Dikti PP Muhammadiyah juga hadir dan menyampaikan iftitah.

Dalam kesempatan itu, UM Magelang juga memberikan penghargaan Pengabdian 20 tahun kepada empat pegawainya, yakni Ners. Priyo, M.Kep, Johny Krisna, SH, MH, Luk Luk Atul Hidayati,SE, MM, serta Ikhsanudin. Pin emas disematkan oleh Wakil Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UM Magelang Muljono, MM kepada empat pegawai UM Magelang tersebut. Selain itu Universitas juga memberikan penghargaan bagi berbagai jenis prestasi yang diraih oleh para mahasiswa. Prestasi tersebut baik di bidang penalaran maupun minat dan bakat di bidang olah raga dan seni yang diserahkan oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. Purwati MS, Kons serta Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Drs. Mujahidun M.Pd. (Humas)

UM MAGELANG RAYAKAN IDUL ADHA DI TIGA TEMPAT

UM MAGELANG RAYAKAN IDUL ADHA DI TIGA TEMPAT

Dalam rangka merayakan hari Idul Adha 1438 Hijriah, UM Magelang mengadakan serangkaian acara Idul Adha pada hari Jumat dan Sabtu (1-2/9) di tiga lokasi yang berbeda. Kegiatan yang pertama yaitu sholat Idul Adha untuk seluruh civitas akademika dan warga sekitar kampus UM Magelang. Kegiatan berlangsung di halaman Gedung Rektorat Kampus 2 UM Magelang dengan imam dan khotib Aziz muslim, M.Pd. Setelah itu dilanjutkan dengan pemotongan hewan kurban sebanyak 3 ekor sapi. “Dua ekor dipotong di Kampus 2 UM Magelang dan satu ekor sapi di Dusun Kewiran, Desa Kenalan, Kecamatan Pakis,” ujar Tohirin M.Ag, ketua Pusat Pembinaan dan Pengembangna Studi Islam (P2SI) UM Magelang. Tidak hanya melakukan pemotongan hewan kurban, berbagai kegiatan lain juga diadakan di Dusun Kewiran untuk memeriahkan kegiatan tersebut. Diantaranya lomba anak-anak, pengobatan gratis dan pembagian sembako untuk warga Dusun Kewiran.

UM Megelang juga mengadakan kegiatan serupa pada hari Sabtu (2/9) di Dusun Salakan, Desa Wonogiri, Kecamatan Kajoran, Magelang. Selain lomba anak-anak, pengobatan gratis dan pembagian sembako, ada juga kegiatan lainnya yaitu pengajian dan silaturahmi, sunatan masal dan pemotongan satu ekor sapi untuk kurban. Rektor UM Magelang, Eko Muh Widodo beserta jajaran pimpinan universitas dan fakultas hadir dalam acara tersebut. Eko juga menyerahkan hewan qurban kepada panitia penyembelihan hewan qurban dan bantuan sembako secara simbolis kepada salah satu warga di Dusun Salakan. Jumlah paket sembako yang di bagikan berjumlah 53 bungkus. Selain itu, sunatan massal diikuti tujuh anak dari Dusun Kaloran. Drs. H. Jam’an Muhyidin, pada saat mengisi pengajian di Kajoran, menyampaikan tausyiah tentang makna dari menyembelih hewan kurban. Menurutnya makna berkurban bukan dilihat dari hewan yang dikurbankan, tapi dilihat dari kerelaan dan keridhoannya dalam berkurban. “Nabi Ibrahim diminta untuk menyembelih Ismail, putra yang sangat dicintainya. Namun, karena cintanya kepada Allah, jadi dia ikhlas ketika Allah perintahkan menyembelih Ismail,” jelas Jam’an kepada para jamaah pengajian. “Disinilah yang harus kita pelajari dari berkurban, tentang keihlasan kita untuk melepaskan apa yang kita cintai untuk perintah Allah,”tambahnya.

Dalam Idul Adha tahun 1438 Hijriah kali ini, selain empat ekor sapi, UM Magelang juga menyumbangkan 49 ekor kambing yang didistribusikan untuk amal usaha Muhammadiyah di berbagai wilayah, yakni Kota dan Kabupaten Magelang, Temanggung, Sleman Yogyakarta, Purworejo, dan Kopeng. (Humas)