Rilis UMMagelang, 8 Desember 2018

 

Dalam rangka HUT ke-81, ANTARA News menggandeng Fakultas Psikologi Humaniora (FPH) Universitas Muhammadiyah Magelang mengadakan Pelatihan Penulisan Berita, Bahasa, Foto, Dan Video Jurnalistik pada Sabtu (8/12) di Aula Rektorat Kampus 2 UMMagelang. Sebanyak 55 mahasiswa UMMagelang mengikuti pelatihan tersebut.

“Pelatihan penulisan berita ini menghadirkan narasumber dari ANTARA News yaitu wartawan senior yang banyak mengantongi penghargaan kejurnalistikan.” kata Achmad Zainal selaku Kepala Biro ANTARA News Jawa Tengah.

Materi pertama disampaikan oleh wartawan senior ANTARA News (M. Hari Atmoko) tentang berita teks. Dalam penulisan berita teks tidak hanya sekedar menulis, melainkan suatu proses yang terstruktur mulai dari peliputan kegiatan, proses pembuatan rilis atau bahan berita, dikelola sampai dengan terpublikasi luas di masyarakat. Penulisan berita terdiri dari fakta dan opini. Struktur berita seperti piramida terbalik yang terdiri dari judul, teras dan tubuh berita.

Selanjutnya peserta diberikan materi tentang bahasa jurnalistik yang disampaikan oleh D. Dj. Kliwantoro selaku Redaktur Perum LKBN ANTARA News. Bahasa jurnalistik memiliki keterkaitan dengan perkembangan yang ada di masyarakat. Jika tidak mengikuti dinamika yang terjadi ditengah masyarakat. Tata bahasa jurnalistik harus mengindahkan ekonomi bahasa yang disesuaikan dengan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) dalam Bahasa Indonesia yang baik dan benar. Bahasa jurnalistik tidak hanya lugas, singkat, padat, sederhana, komunikatif, dan menarik. Tetapi memakai istilah yang sedang sedang populer ditengah masyarakat, juga harus mengandung unsur 5W + 1H (What, When, Who, Why, Where + How).

ummgl

Materi terakhir disampaikan oleh Firman Eko Handy yang bertugas sebagai Video Editor ANTARA TV. Beliau menyampaikan bahwa reportase adalah kegiatan jurnalistik dalam meliput secara langsung peristiwa atau kejadian dilapangan, mengumpulkan fakta-fakta tentang berbagai unsur berita dari berbagai sumber atau narasumber dan kemudian menuliskannya dalam bentuk berita jadi. Ada beberapa jenis reportase, yaitu reportase faktual, reportase mendalam, reportase komprehensif dan reportase investigasi. Selain itu, peserta pelatihan juga diajarkan dalam teknik pengambilan gambar saat reportase.

Dekan FPH Dr. Purwati, MS., Kons menambahkan, “ Pelatihan ini juga dibekali dengan sertifikat, sehingga sertifikat pelatihan dapat digunakan sebagai Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI).”

 

HUMAS